PELUMAS DENGAN TBN TINGGI BERARTI BAGUS? CARI TAU DI SINI

Oli berbasis mineral biasanya memiliki TBN (Total Base Number) yang lebih tinggi karena diformulasikan dengan lebih banyak aditif deterjen dan dispersan untuk menetralkan jumlah produk sampingan asam yang lebih besar yang dihasilkan selama pembakaran, terutama ketika digunakan pada mesin yang menggunakan bahan bakar berkualitas rendah atau pada desain yang lebih tua. Aditif ini membantu memperpanjang umur oli dan melindungi komponen mesin dari korosi.

Sebaliknya, oli mesin Full Syntetis memiliki TBN yang lebih rendah karena secara inhern lebih stabil, menghasilkan lebih sedikit kontaminan asam dan sering digunakan pada mesin modern yang pembakarannya lebih bersih. Oli syntetis membutuhkan lebih sedikit aditif untuk mempertahankan kinerjanya, sehingga menghasilkan TBN yang lebih rendah dibandingkan oli berbasis mineral.

Sebagian besar oli mesin dengan peringkat viskositas tinggi, seperti 15W-40, biasanya diformulasikan menggunakan mineral base oil. Ini karena oli mineral memberikan kekuatan film yang tebal dan kuat yang diperlukan untuk mesin yang beroperasi dibawah beban berat atau suhu tinggi. Selain itu, oli ini seringkali memiliki bilangan basa total (TBN) yang tinggi, yang menunjukkan kapasitas yang lebih besar untuk menetralkan produk sampingan asam yang terbentuk selama pembakaran. Kombinasi viskositas tinggi dan TBN yang tinggi membuat oli ini sangat cocok untuk melindungi komponen mesin dalam kondisi yang menuntut, seperti pada kendaraan komersial.

Mesin yang lebih tua menggunakan oli dengan viskositas rendah kinerjanya lebih efisien dengan tipe ini dibandingkan dengan alternatif viskositas tinggi. Oli dengan viskositas rendah mengalir lebih mudah, memastikan pelumasan komponen mesin yang lebih halus dan mengurangi gesekan internal. Ini membantu mempertahankan pengoperasian engine yang optimal dan mencegah keausan yang berlebihan, terutama pada desain lama yang mungkin tidak cocok untuk oli yang lebih kental.

TBN pelumas tinggi bukan berarti bahwa produk tersebut memiliki kualitas yang baik, tapi pastikan penurunan TBN setelah pemakaian selama 10.000km tidak terlalu jauh dari nilai TBN awal. Contohnya, TBN awal pelumas di angka 12, setelah digunakan sejauh 5.000km, angka TBN oli tersebut turun menjadi 6. Jika dilihat penurunan TBN sejauh 6 point, menandakan oli tersebut tidak stabil pada jarak tempuh 5.000km. Berbeda dengan oli dengan TBN awal 7 dan setelah digunakan sejauh 5.000km, angka TBN oli tersebut turun ke 6,8. Hal ini membuktikan kestabilan viskositas pelumas yang menandakan kualitas oli tersebut sangat baik. 

Pastikan anda menggunakan oli yang berkualitas, agar mesin kendaraan selalu terawat dengan baik dan memiliki masa pakai yang jauh lebih panjang.