OLI ATF BUAT POWER STEERING?? KENALI BAHAYANYA DISINI

APAKAH TRANSMISSION FLUID DAPAT MENGGANTIKAN POWER STEERING FLUID?

Jika dibandingkan mobil masa kini dengan mobil yang diproduksi satu/dua dekade lalu, teknologi otomotif berkembang pesat. Saat ini mobil jauh lebih mudah dan aman untuk dikendarai dibandingkan sepuluh tahun yang lalu, semuanya karena fitur-fitur canggih pada kendaraan jaman baru yang meningkatkan keselamatan, kenyamanan dan pengalaman berkendara secara keseluruhan.

Salah satu kemajuan paling mengesankan dalam dunia otomotif saat ini adalah power steering. Perlengkapan ini membuat kemudi jauh lebih mudah dibandingkan dengan kemudi manual.

Power steering adalah system hydrolic yang digunakan untuk mengurangi jumlah tenaga yang dibutuhkan untuk memutar stir kendaraan. Ini membuatnya lebih mudah untuk mengemudi dan membuat pengemudi tidak mudah fatiq karena beratnya beban untuk memutar stir pada saat berbelok atau berputar, terutama pada kecepatan rendah, saat kendaraan berhenti atau saat bermanuver di ruang sempit.

Power steering bekerja dengan menggunakan sumber daya hydraulic untuk membantu mekanisme kemudi. Jenis sistem power steering yang paling umum adalah power steering hydrauli (HPS) dan power sterring elektrik (EPS) :

  • Hydraulic Power Steering (HPS)

Menggunakan silinder hydrolik atau aktuator untuk memperkuat torsi yang diterapkan pada roda kemudi oleh pengemudi. Sistem ini memiliki koneksi mekanis langsung antara roda kemudi dan linkage yang mengarahkan roda.

  • Elektrik Power Steering (EPS)

Menggunakan motor listrik, alih0alih sistem hydrolik untuk memberikan bantuan.

Power steering juga membantu menyerap guncangan saat berkendara di jalan bergelombang, membuat pengendaraan lebih mulus.

Power steering pertama kali diperkenalkan di Chrysler Imperial 1951 dan sejak itu menjadi perlengkapan standar pada sebagian besar kendaraan.

Fungsi dari PS adalah membuat stir menjadi lebih ringan terutama pada saat kecepatan rendah. Jika power steering sistem kedapatan rusak, maka dapat dirasakan tenaga yang diperlukan untuk memutar stir lebih besar, disamping itu juga terdapat kebocoran dan suara yang keluar dari power steering.

Ada 3 jenis power steering yang di gunakan sampai hari ini :

  1. Power Steering dengan penggerak hysrolik
  2. Power steering dengan penggerak motor listrik
  3. Power steering electric – hydraulic

Berikut penjelasan mengenai 3 jenis power steering yg umum digunakan

  • Power Steering Hydraulic

Power steering dengan system hidrolik adalah jenis sistem power steering pertama yang diperkenalkan di mobil. Pompa hydraulic memasok cairan bertekanan ke rak kemudi dan dapat mengurangi kekuatan yang di perlukan untuk mengarahkan/menggerakan kemudi kendaraan.

Faktor kunci cara kerja sistem power steering hydraulic :

  1. Pompa hidrolik yang bekerja memberikan tenaga dan arah perputaran mesin yang menggerakkan pompa melalui v-belt
  2. Ketika pengemudi menggerakkan stir sedikit saja, maka pompa hidrolik mengalirkan power steering fluid ke hidrolik piston untuk mendorong piston sesuai dengan gerakan atau arah yang dituju dan kemudian rack & pinion bergerak dengan ringan mengikuti pergerakan aliran dari power steering fluid
  3. Cairan selalu dikirim ke arah kemudi yang berlawanan. Misalnya, jika pengemudi memutar mobil ke kiri, makan cairan akan mendorong piston kanan untuk meringankan tenaga pengemudi.
  • Power Steering Motor Listrik

Saat ini sebagian besar model mobil di pasaran hadir dengan sistem power steering listrik. Itu karena efisiensi yang lebih baik yang ditawarkan kemudi listrik. Power steering jenis ini menggunakan energi listrik untuk memudahkan kerja rakitan kemudi. Motor magnet dua arah tetap terpasang secara permanen ke roda kemudi atau kolom kemudi. Berikut adalah faktor kunci cara kerja sistem power steering listrik :

  1. Saat pengemudi memutar setir, sensor mendeteksi gerakan itu dan menyalakan motor listrik
  2. Motor listrik memberikan bantuan ke arah dimana pengemudi ingin memutar stir.
  • Power Steering Elektrik-Hidrolik

Seperti namanya, sistem power steering eliktrik-hidrolik menggunakan elemen sistem kemudi listrik dan hidrolik. Strukturnya tidak menggunakan v-belt tetapi menggunakan motor listrik untuk bantuan kemudi

Apa keuntungan dari power steering?

Berikut ini adalah manfaat power steering pada mobil

  1. power steering tidak memungkinkan roda untuk mentransfer hambatan ke steering coloumn
  2. power steering membuat kemudi lebih mudah dan tidak terlalu melelahkan bagi pengemudi
  3. power steering di mobil membantu menyesuaikan kecepatan kemudi berdasarkan kondisi jalan

Diantara tiga sistem power steering yang disebutkan di atas, Elektrik Power Steering dianggap paling efektif. Itulah alasan mengapa hampir semua mobil saat ini hadir dengan sistem power steering listrik. Beberapa manfaat utama disebutkan dibawah ini.

  1. power steering elektrik menawarkan akurasi yang lebih baik daripada sistem kemudi manual/hidrolik
  2. motor listrik bekerja lebih efisien daripada cairan bertekanan dari kemudi hidrolik
  3. sistem kemudi elektrik hadir dengan beberapa mode berkendara, memungkinkan pengemudi untuk menyesuaikan input kemudi
  4. tidak membutuhkan terlalu banyak energi dari mesin yang membantu menjada efisiensi dan masa pakai mesin dalam jangka panjang

Elektrik power steering VS hydraulic power steering

Jika dilakukan perbandingan cara kerja kedua jenis sistem kemudi, perbedaan berikut menjadi terlihat jelas

  1. power steering hidrolik jauh lebih kompleks daipada sistem power steering listrik
  2. sistem power steering hidrolik membutuhkan lebih banyak perawatan daripada sistem listrik
  3. suku cadang yang digunakan dalam sistem power steering listrik lebih ringan dibanding sistem hidrolik
  4. sistem pwoer steering elektrik menggunakan sensor untuk memberikan bantuan yang akurat berdasarkan kondisi berkendara. idak mungkin dilakukan dengan sistem hydraulic
  5. power steering hidrolik membutuhkan tenaga 90% lebih banyak dari mesin mobil daripada sistem listrik

Apa yang dimaksud dengan power steering fluid?

WEALTHY Power Steering Fluid adalah produk serba guna untuk semua jenis power steering. Ini diformulasikan dengan base oil khusus dan additive yang menambah pelumasan untuk membantu menghentikan keausan dan meningkatkan kinerja. WEALTHY Power Steering FLuid mengandung additive yang melindungi dari kemungkinan seal membengkak atau retak karena panas dan aus, sehingga menimbukan kebocoran kecil sampai besar.

WEALTHY Power Steering Fluid merawat dan memperpanjang pengoperasian power steering dan membantu menghentikan derit pompa.

WEALTHY Power Steering Fluid mengandung inhibitor oksidasi dan inhibitor busa untuk memperpanjang umur cairan.

Apakah boleh menggunakan ATF sebagai penggant Power Steering Fluid???

Dalam banyak kasus, banyak yang menggunakan cairan transmisi type ATF sebaga pengganti sementara untuk cairan power steering, tetapi ini tidak disarankan sebagai praktek terbaik, karena cairan transmisi memiliki additive yang tidak cocok, seperti friction modifiers dan detergent untuk membersihkan kotoran yang terjadi pada transmisi otomatis, sehingga dapat merusak seal pompa dari power steering, sedangkan power steering fluid memiliki additive yang sangat berbeda, berfungsi juga sebagai pelumas dan mencegah terbentuknya busa. Tidak kalah pentingnya, power steering fluid membentuk hydraulic link antara roda dan stir.

Cairan power steering tidak dapat ditukar dengan cairan transmisi otomatis (ATF) karena ATF tidak memiliki perlindungan anti-aus (shear stability) yang diperlukan untuk melindungi pompa power steering.

Material base dari power steering

Dalam kebanyakan kasus, bahan dasar power steering fluid terbuat dari bahan dasar yang berasal dari fosil seperti mineral base atau grup II yang lebih kompatibel dengan sebagian seal pada system power steering dan memberikan kinerja keseluruhan yang lebih baik dalam kondisi mengemudi. Sedangkan cairan berbasis silicone mungkin lebih disukai dalam beberapa situasi dimana suhu ekstrem terlibat.

Mengapa fosil base oil lebih disukai penggunanya

  • Seal

Sebagian besar sistem power steering dirancang untuk bekerja dengan cairan berbasis mineral dan menggunakan cairan berbasis silikon berpotensi menyebabkan seal membengkak atau rusak, yang menyebabkan kebocoran.

  • Cost-effectivness

Cairan berbasis mineral umumnya lebih terjangkau daripada pilihan berbasis silikon

  • Extreme temperatures

Cairan berbasis silikon seingkali menangani suhu yang sangat tinggi atau rendah lebih baik daripada mineral, sehingga cocok untuk kendaraan yang beroperasi di iklim yang extreme.

 

Cairan ATF dan cairan power sterring keduanya adalah cairan hidrolik, tetapi keduanya memiliki komposisi dan fungsi yang berbeda.

 ATFPOWER STEERING
KomposisiMengandung deterjen dan friction modifier untuk membersihkan sistem transmisi dan mengoptimalkan kinerja gearboxdirancang untuk mempertahankan viskositas dan pelumasan untuk sistem power steering
FungsiMelumasi bagian yang bergerak dari trnasmisi otomatis dan membantu mendinginkannya dengan mentrasnfer panasmenciptakan hydraulic link antara stir dan roda depan, sehingga lebih mudah untuk berbelok
Viskositas lebih kental dari ATF
Flashing pointflashing point ATF lebih rendah dari power steering (204°C)power steering memiliki flashing point 260°C-315°C
Pemeliharaansetiap 30.000kmsetiap 40.000 km untuk synthetic

Bagaimana pompa hydraulic power steering bekerja

Hydraulic Power Steering telah digunakan selama beberapa dekade dan merupakan teknologi yang terbukti handal. Banyak pengemudi menghargai nuansa kemudinya yang konsisten dan dapat di prediksi.

Sistem HPS dikenal memberikan umpan balik langsung dan resposif kepada pengemudi, menawarkan pengalaman berkendara yang lebih terhubung.

Sistem HPS lebih terjangkau untuk diproduksi dan dipasang, yang dapat menghasilkan biaya kendaraan awal yang lebih rendah.

Memelihara sistem HPS relatif mudah dan perbaikan umunya lebih mudah dilakukan dibandingkan dengan sistem EPS.

Keunggulan power steering hydraulic

  • Sangat responsif
  • Mengurangi upaya yang dilakukan pengemudi untuk mengubah arah kendaraan
  • Meredam guncangan akibat benturan roda dengan benda asing di jalan

Hydraulic power steering terdiri dari beberapa bagian :

  • Hydraulic pump
  • hydraulic fluid delivery pipes
  • hydraulic cylinder
  • rotary control valve
  • pinion and rack combination
  • tie rod

Bagaimana bekerjanya hydraulic power steering

Control valve putar terdiri dari unit internal valve yang dihubungkan ke sumbu roda kemudi, unit external valve yang dihubungkan ke kombinasi pinion-rack.

Saat kendaraan melaju lurus, valve dibuka agar cairan hydarulic kembali ke reservior.

Ketika pengemudi memutar roda kemudi ke kanan, maka unit internal valve ikut berputar sehingga saluran cairan hydraulic menuju silinder hydarulic. dimana tekananhydrauliv yang diberikan pada permukaan pistonnya menimbulkan gaya ke kanan dan menggerakkan tie rod ke kanan sehingga menyebabkan sudut sumbu roda bergeser ke kanan.

Saat piston silinder hydraulic bergerak, rack yang terhubung bergerak memutar pinion, yang diputar searah dengan roda kemudi. Roda gigi pinio (pinion gear) ini dihubungkan dengan valve pengatur luar yang pada putarannya menutup saluran cairan hydraulic, sehingga menyebabkan silinder hydraulic berhenti bekerja pada posisi yang dipilih oleh pengemudi.